Tujuan Akuntansi Biaya 1

Tujuan Akuntansi Biaya Bag.1

Posted on

Ada beberapa tujuan akuntansi biaya, mengingat bahwa teori ini sangat penting bagi ekosistem biaya perusahaan, Sebuah unit bisnis dapat dinilai sangat beragam dari jenis usahanya, dan dalam stuktur perusahaan itu sendiri.
Struktu dari sebuah unit bisnis juga mempengaruhi dari pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Yang saya maksud adalah mengenai bagan kepemimpinan dari direktur, komisari, manajer, kepala bagian hingga karyawan biasa. Tujuan merupakan sebuah perencanaan akibat dari keinginan bisnisman untuk terus tumbuh dan berkembang.

Tujuan itu semacam, dan strategi merupakan cara untuk mencapai tujuan itu ( kalau salah dikoreksi ya), Dalam akuntansi biaya pun dikenal beberapa tujuan yang akan menjadi landasan, sekaligus sebagai penggerak bagi para karyawan.

Hasil yang baik dihasilkan dari sebuah proses yang baik pula, kalian percaya ada usaha yang sukses dalam jangka panjang tanpa perencanaan dan strategi, Saya pribadi tidak percaya, karena bagaimanapun sebuah perusahaan harus memiliki prinsip Going Concern, sudah tahu apa itu Going Concern?

Pengertian singkat dapat kalian temukan di halaman ini>>

Sampai sini saya harap kalian paham ya, bahwa tujuan sangat penting bagi sebuah usaha, karena ibarat orang melangkah.
Tanpa tujuan sebuah usaha tidak akan tercapai maksimal!!

Lalu sekarang saya tanya apa tujuan anda datang ke blog saya? Nah jawaban itu adalah tujuan kalian mengapa bisa sampai ke halaman ini.

Pada dasarnya ada tiga tujuan pokok dari akuntansi biaya, dan ketiga tujuan ini akan saya rangkum dan tuangkan dalam tiga bahasan.

Tujuan Pokok Akuntansi Biaya yang Wajib Diketahui bagi kalian yang ingin merintis sebuah bisnis:

1. Penentuan harga pokok produk:
a. Untuk memenuhi tujuan ini akuntansi biaya mencatat, menggolongkan dan meringkas biaya-biaya pembuatan produk atau penyerahan jasa (historis).

Sampai sini paham ya, jadi kita juga harus mencatat, menggolongkan dan meringkas biaya.Ini ilmu dasar yang sangat vital, jadi harus paham ya untuk meletakan transaksi pada akun yang sesuai.

b. Pada akuntansi keuangan, akuntansi biaya akan menampilkan informasi harga pokok pada biaya historis, sedangkan di akuntansi manajemen, akuntansi biaya memiliki aturan tertentu tetapi disesuaikan dengan kebutuhan manajemen di dalam perusahaan.

Jadi pada umumnya memang ada dua pokok bahasan yakni mengenai akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Yang pada akhirnya data tersebut berguna untuk pihak ekternal serta pihak internal perusahaan. Pahami ya bahwa tujuan dari akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen itu identik namun tidak sama.

c. Secara umum akuntansi biaya ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan pihak dalam dan luar perusahaan yang tunduk pada prinsip-prinsip akuntansi yang lazim.

Pihak ekternal harus kalian pahami, siapa saja kah pihak ekternal itu, saya sebutkan beberapa yakni ada pihak kreditur, Calon Investor, Pemerintah, Masyarakat dsb. Untuk pengertian yang lebih lengkap lagi, baca ini pihak internal dan pihak eksternal perusahaan

d. Penentuan harga pokok produk untuk memenuhi kebutuhan manajemen dilayani oleh akuntansi manajemen dan tidak mesti terikat pada prinsip akuntansi yang lazim.

Pihak akuntansi manejemen adalah mereka yang mempunyai integritas tinggi dalam perencanaan. Karena salah satu alasan mereka dibentuk dalam perusahaan yakni sebagai pihak yang ikut serta dalam pembuat keputusan.

Pihak akuntansi manajemen akan ikut serta membantu manajemen dalam pengambilan keputusan.Perlu diingat bahwa salah tolak ukur keberhasilan dan kesuksesan sebuah perusahaan adalah laporan keuangan yang harus handal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam artian sebuah laporan keungan mencerminkan kondisi real perusahaan, meskipun tidak 100%. Minimal mendekati dari kondisi real sehingga dapat di buat asumsi, apakah perusahaan dalam keadaan sehat atau buruk.

e. Menghitung dan menganalisis terjadinya ketidakefektifan dan ketidakefisienan yakni ketika mengkaji batas maksimum yang harus diperhatikan saat menentapkan biaya suatu produk.

Menganalisis dan memberikan solusi yang relevan dan terbaik jika ada perbedaan antara batas maksimum tersebut dengan yang sesungguhnya terjadi. Ambil contoh dalam perusahaan manufaktur yang memiliki begitu banyak bahan baku ataun bahan mentah.

Perlu diingat bahwa akuntansi biaya sangat erat dengan perusahaan manufaktur, karena untuk perusahaan dagang serta jasa masih dapat dikatakan simple.

Namun tidak usah khawatir, semua ada solusinya.

Misal: Perusahaan manfaktur ketika membuat sebuah sabun, mereka membutuhkan bahan 1, bahan 2, bahan 3, bahan 4, hingga bahan 10, biaya listrik, biaya karyawan, biaya mesin, biaya perbaikan mesin.

Kalian bisa bayangkan kan dalam hal ini sangat banyak sekali, maka penentuan harga produk memang menjadi krusial, salah dalam perhitungan perusahaan akan rugi secara masal.

Maka penting nya penentuan harga pokok produk dalam tujuan akuntansi biaya.