Tapol Tidak Menarik Bagi Berita Politik

Bermacam berita politik selalu berisi mengenai berita korupsi, lawan politik pemerintah, HUT Partai, peresmian cabang baru partai di suatu daerah, dan masih banyak isu lain yang dibahas dan menarik perhatian masyarakat tidak perduli pro atau kontra.

Media massa seperti portal berita Pinter Politik sama dengan politik juga mempunyai kepentingan untuk dapat menggiring opini masyarakat kepada topik dan masalah yang diinginkannya. Terutama untuk yang menyedot pembaca yang banyak sehingga sering kali membuat berita yang memprovokasi dan bukannya mendamaikan keadaan justru mengompori.

Selain berita mengenai politik yang baru yang menyedot banyak perhatian, biasanya isu-isu lain yang dibahas adalah mengenai yang direstui oleh pemerintah. Berita yang diabaikan seperti tapol, orang yang masih saja hilang semenjak tahun 98, dan almarhum Munir sendiri kurang menarik perhatian dari media massa.

Hal tersebut tidak mendapatkan tempat karena berbahaya dan juga dianggap cerita yang usang tidak menarik pembaca kecuali yang itu-itu saja yaitu yang peka dan terbuka pandangannya mengenai pandangan lainnya mengenai peristiwa yang dialami oleh tapol.

Tapol sendiri merupakan istilah untuk sebutan tahanan politik yang merupakan orang-orang yang dicap PKI. Padahal sebenarnya banyak orang tersebut tidak ikut PKI atau partai secara resmi melainkan ikut dengan perkumpulan yang dianggap terlibat oleh PKI.

Sehingga pemerintah kala itu melakukan tindakan dengan menghukum orang-orang yang sekarang mendapatkan sebutan tapol tersebut. Bukan hanya dirinya tapi seluruh keluarganya juga ikut terkena hukuman karena takut akan kebangkitan PKI sehingga mereka diasingkan dari negaranya sendiri.

Di Indonesia, berita politik nasional memang peduli dengan nasib tapol dan mungkin juga para tapol tersebut sudah lelah memperjuangkan nasibnya selain menerima keadaan dan mengharap keadilan untuk apa yang dialaminya. Dimana ada beberapa kejadian yang tidak mengenakkan sampai sekarang yang masih dialami setelah 50 tahun kejadian yang melenyapkan partai kiri tersebut telah terjadi seperti berikut ini:

• Masih mempunyai KTP berbeda dengan tulisan ET atau ekstapol.
• Ia dan seluruh keturunannya tidak bisa menjadi pegawai negeri.
• Eksil yang ada di luar negeri tidak bisa kembali.
• Masih dianggap penjahat berdarah dingin oleh negara dan rakyatnya.

Tapol Tidak Menarik Bagi Berita Politik | goindo | 4.5