5 Pengertian dari Likuidasi Berikut!

Posted on

1. Berdasarkan Buku Besar Bahasa Indonesia
Likuidasi ialah penutupan perusahaan selaku badan hukum yang meliputi pembayaran kewajiban kepada para kreditor dan pembagian harta yang tersisa kepada para pemilik saham atau persero.

2. Menurut Djoni S. Gazali dan Rachmandi Usman
Likuidasi bank adalah merupakan tindakan penuntasan seluruh hak serta kewajiban bank sebagai dampak pencabutan izin usaha dan pembubaran badan hukum bank. Likuidasi bank bukan hanya sekedar penarikan izin usaha dan penutupan badan hukum bank, namun berkaitan dengan proses penuntasan segala hak serta kewajiban dari suatu bank yang dicabut izin usahanya.

Setelah suatu bank dicabut izin usahanya, dilanjutkan lagi dengan proses pembubaran badan hukum bank yang bersangkutan, dan seterusnya dilakukan proses penuntasan berupa penanganan seluruh hak dan kewajiban (piutang dan utang) bank sebagai dampak dari penghapusan izin usaha dan pembubaran badan hukum bank.

3. Kamus Perbankan
Likuidasi ialah penutupan perusahaan dengan penjualan harta perusahaan, penagihan piutang, dan perlunasan utang serta penjelasan sisa kekayaan atau piutang antara para pemilik.

4. Sutan Remy Sjahdeini
Likuidasi ialah tindakan penuntasan terhadap harta kekayaan atau asset dan tanggung jawab suatu perusahaan sebagai konsekuensi dari tutupnya perusahaan.

5. Berdasarkan Pada Black’s Law Dictionary
Pengertian Likuidasi; Likuidasi adalah (1) aktivitas penentuan langkah atau dengan jalan proses majelis hukum mengenai jumlah dari kekayaan atau kerusakan yang belum dapat ditentukan, (2) kegiatan penuntasan hutang atau pembayaran, (3) kegiatan dalam proses konversi kekayaan menjadi bentuk tunai, untuk membayarkan hutang

6. Pengertian Lain Tentang Likuidasi Menurut Munir Fuady
Dalam bukunya, Perseroan Terbatas : Paradigma Baru, yang diterbitkan oleh Citra Aditya, Munir Fuady mengungkapkan definisi Likudasi, yaitu sebagai berikut:

a) Disolusi, adalah rangkaian proses yang terdiri dari proses penutupan badan hukum dan bisnis perusahaan, penjualan harta, pembagian hasil penjualan asset kepada para aspek yang berwewenang dan dalam proses ini dilaksanakan pula proses pembubaran. Terdapat 3 jenis disolusi, yaitu disolusi sukarela, disolusi administrasi, disolusi judisial.

b) Winding Up, adalah suatu proses dimana perusahaan yang sudah diputuskan untuk dilikuidasi diangkat likuidatornya, hartanya dikumpulkan dan dibagikan kepada para kreditor, pemilik saham atau kepada golongan lainnya yang memiliki hak.

c) Termination, ialah pengakhiran suatu perusahaan setelah proses likuidasi telah selesai. Pengertian ini dapat disamakan dengan penutupan menurut hukum Indonesia.